Minggu, 31 Mei 2015

Tahapan-Tahapan Ekspor Menggunakan L/C at sight



Tahapan-tahapan ekspor dengan menggunakan sistem pembayaran berupa Letter of Credit (L/C) at sight:

  1. Eksportir melakukan penawaran (offersheet) melaui korespondensi kepada pembeli/importer.
  2. Eksportir mengirimkan sales contract (kontrak penjualan) kepada pembeli terkadang disertakan dengan proforma invoice (PI), ini adalah salah satu dokumen penting dikarenakan berdasarkan perjanjian dalam sales kontrak/proforma invoice ini maka keduabelah pihak telah terikat. Dalam sales kontrak/proforma invoice ini umumnya tercantum jumlah barang, mutu, spesifikasi, harga, kondisi penjualan dll dan juga sales kontrak/proforma invoice ini juga dijadikan acuan oleh importir dalam mengajukan pembukaan L/C kepada banknya serta hal ini juga dimaksudkan oleh importir agar instansi terkait di negara importir memberikan izin impor atau izin devisa.
  3. Importir meminta bank di negaranya untuk membuka Letter of Credit L/C (opening bank/issuing bank) kepada eksportir.
  4. Issuing bank/opening bank membuka L/C tersebut kepada advising bank di negara eksportir.
  5. L/C di teruskan/diadviskan oleh advising bank di dalam negeri kepada eksportir.
  6. Eksportir menyiapkan barang dan mengirimkannya sesuai dengan yang disyaratkan dalam L/C tersebut.
  7. Eksportir mendapatkan Bill of Lading (B/L) dari maskapai pelayaran atau Airway Bill dari maskapai penerbangan dan melengkapi dokumen-dokumen ekspor lainnya yang disyaratkan dalam L/C tersebut yang digunakan oleh eksportir untuk melakukan negosiasi dengan negotiating bank di dalam negeri. Setelah semua dokumen diperiksa oleh negotiating bank dan sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam L/C maka eksportir sudah dapat menerima pembayaran hasil ekspor dari negotiating bank.


L/C Bank yang Bonafide:

  1.  HSBC
  2.  Bank of China
  3.  Citibank
  4.  ANZ,dll

Tidak ada komentar:

Posting Komentar